Hubungan Internasional Indonesia setelah Kemerdekaan

Gedung Sate: Tempat diadakannya KTT I
1.Konferensi Asia Afrika (KAA) merupakan suatu pertemuan negara-negara yang merdeka setelah perang dunia II dan berada di benua Asia dan Afrika. Kebanyakan dari anggotanya pernah mengalami penjajahan yang dilakukan oleh bangsa barat. Tetapi, tetap saja ada negara yang masih saja memihak bangsa barat tersebut. Sehingga, dalam KAA terdapat 3 kelompok:
a.Golongan Pro Barat. Ex: Irak, Filipina.
b.Golongan Pro Komunis. Ex: China dan Vietnam Utara
c.Golongan Netral: Indonesia, Birma (Myanmar), Sri Lanka


2.Setelah diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung, banyak negara-negara baru di benua Afrika yang berhasil merdeka hingga tahun 1965. Antara lain: Sudan, Tunisia, Maroko, Ghana, Guinea, Togo, Niger, Mali, Mauritania, Kamerun, Federasi Nigeria, Dahomay, Pantai Gading, Senegal, Chad, Somalia, Rep. Afrika Tengah, Malagasi, Kongo Leopoldrille, Kongo Brazaville, Gabon, Voltahulu, Sierra Leone, Zambia, Tanzania, Uganda, Rwanda, Burundi, Aljazair, Zanzibar, Kenya, Malawi, dan Gambia.

3.Camp David Agreement ditanda tangani pada tanggal 26 Maret 1978 di Gedung Putih, Washington D. C. Isinya antara lain:
a.Mesir akan mengakui Israel dan membuka hubungan diplomasinya.
b.Israel akan menarik pasukannya dari Sinai
c.Otonomi Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat sungai Yordan secara bertahap dalam waktu kurang lebih 5 tahun.

0 comments:

okezone.com